Sana sini heboh mikirin Nurdin, baik media cetak maupun media tidak dicetak (alias mulut ke mulut).
Pada suatu malam petugas keamanan mendapatkan informasi, bahwa NURDIN malam ini mangkal disebuah Hotel berbintang.Tanpa menyia-nyiakan kesempatan petugas keamanan pun langsung menyiapkan operasi "SAPU JAGAD".
Tepat pada waktu yang telah ditentukan petugas mulai bergerak ke lokasi.
RAziaaaaa......RAZiaaaaa....RAZIaaaa...RAZIAAAAAA.....
Suara salah seorang Gepeng melengking seolah-olah memberi komando perang kepada Nurdin yang tak jauh darinya....
Tapi apa daya.."malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih",malang sekejap mata, untung sepanjang jalan"...Nurdin yang baru saja menebar pesona menjaring Mangsanya, dengan cekatan petugas keamanan sudah berhasil membekuknya...Nurdin tak Berkutik lagi....
Siapa nama kamuuu!!!!!!!"bentak salah seorang petugas keamanan yang agak brewokan...
NUUuurr,,....PAaak"jawab Nurdin gemetaran,karena tidak biasa mendapat perlakuan keras dari sesama etnisnya.
Kenapa di KTP kamu NURDINNN !!"Bentak petugas itu lagi.
IYaaa,,..kalau malam nama saya NUuuR Pak...
siangnya DIiiN Pak..."NURDIN ,menerangkan kepada petugas keamanan itu.
Nurdin, memang mempunyai dua profesi.Siangnya ia punya profesi sebagai tukang ojek, malamnya ia punya profesi sebagai perempuan SIUMAN (Bukan siluman pembaca).
Pada malam hari, ia baru tersadar bahwa dirinya memang lebih pantas menjadi seorang perempuan. NURDIN hanya pengen Nge-TOP....menjadi seorang perempuan.
Biasanya orang yang bernama Nurdin menjadi lelaki seumur hidupnya.....Tambah Nurdin, kepada petugas keamanan. Dengan gayanya yang lemah gemulai dan melambai seperti kelapa yang ditiup badai (bukan angin pantai).
Tapi sayang Nurdin kalau ingin punya pinggang lentur seperti Nurjanah, terpaksa melakukan operasi pinggang dulu....
kelenturan pinggang Nurjanah ibarat "celana goyang pejabat yang baru dijemput dai laundry" belum ditiup udah goyang duluan....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar